Ku Kirim Doa

Sejak tiada hadirmu, aku mulai mengerti Bahwa perpisahan itu benar adanya Entah bagaimana rindu itu masih melekat Menyelimuti kalbu yang kian hari semakin gelap Diantara senja yang ku lihat Hanya hari itu yang membuatku terkesan Membuatku ingin kembali Kembali memelukmu di dalam jingganya mentari Sadar atau tidak tapi waktu mengusir Harapanku, aku bisa apa? Dan […]

Satu Surat di Suatu Masa

Kulipat surat di semi pertengahannya Aku bergetar, namamu tertulis samar di  dalam sana Ada damai yang semakin deras meregang Namun nyatanya aku harus tetap berlalu Karena tak sanggup bersanding air mata dengan penghambaan hebatmu Sayap putihmu luas,  namun aku kelabu Air mata jernihmu deras, namun aku rentan terhanyut Aku rindu bertemu, namun aku kelu Engkau […]