Snapshot

Ibuk, dua puluh satu jam lalu, Anakmu ini bersama tujuh bujang lapuk karatan Bersua dengan orang berjubah kelabu lusuh Berpeci putih mangkak Tengah berjoget ria Di depan gemerlap lampu Alfamart Dengan penuh senyum dan tawa -yang takkan pernah mampu kami beli. Kami sangka, karena memang sesuai lagak lugunya, Bahwa ia gila. Namun, siapa menduga, desau … Lanjutkan membaca Snapshot

Iklan

Juwitaku

Juwitaku.. Kau bertanya kenapa aku cinta? Aku jawab karena aku cinta Cinta itu murni, polos, dan apa adanya. Jika mencintai karena suatu alasan Sudah bukan cinta namanya. Juwitaku.. Hadirku akan membawa duka bagimu. Karena cinta memiliki duka. Hadirku akan menyakitimu. Karena cinta membuat rindu yang amat sangat saat ia hilang. Juwitaku.. Aku tak akan pergi … Lanjutkan membaca Juwitaku

Selama Aku Cinta

Selama aku mencintaimu Aku tetap pedulikanmu Selama aku bisa sayang Tak akan aku menghilang Aku masih di tempat ini Tempat kita bertemu dulu Walau dibatasi oleh waktu Tapi aku tak pernah peduli Aku sering duduk disana Dimana kita pernah berdua Kucoba kumpulkan kata-kata Yang berhamburan antara kita Kamu suruh aku pergi jauh Kamu tau tak … Lanjutkan membaca Selama Aku Cinta

Aku Tertipu

Kenapa kaki melangkahMau mencari keramaian Atau mungkin kesunyianKembali saja pulanglahKemana mata memandangPada keindahan yang jauhAtau keburukan yang adaPejamkan lalu gambarkan Orang melihatmu cantik Aku menganggapmu baik Kamu menjadi anggapan Bukan sebuah kebenaran Kenapa angin menyentuhku Padahal dia hal yang lain Aneh aku harus bertanya Bodoh aku hanya merasa Aku tertipu selama ini Kamu yang aku … Lanjutkan membaca Aku Tertipu

Puisi untuk Rinal

Mungkin ini bukan rangkaian kata Lebih terlihat seperti bala-bala Tapi ada sesuatu yang ingin kucoba Mengungkapkan rasa Aku bukan si pandai bersastra Bukan pula si penyair cinta Namun, ada sesuatu yang kurasa Rasa yang tak pernah berkelana Sudah, bertele-tele lagipun tak perlu Aku hanya tak ingin kau keliru Hey, ini aku... Ya, aku merindu... By: … Lanjutkan membaca Puisi untuk Rinal

Ku Kirim Doa

Sejak tiada hadirmu, aku mulai mengerti Bahwa perpisahan itu benar adanya Entah bagaimana rindu itu masih melekat Menyelimuti kalbu yang kian hari semakin gelap Diantara senja yang ku lihat Hanya hari itu yang membuatku terkesan Membuatku ingin kembali Kembali memelukmu di dalam jingganya mentari Sadar atau tidak tapi waktu mengusir Harapanku, aku bisa apa? Dan … Lanjutkan membaca Ku Kirim Doa

Lupa dan Cinta

Tuhan, kumelupa Entah kapan Namun kurasa telah jauh Kau indahkan hariku Namun kuhampa tanpa engkau Kau kasihi dengan Rahim-Mu Namun, ku kikir akan nikmat-Mu Kau awasi tiap langkahku Namun, kuangkuh dalam melangkah Bodoh ! Dasar bodoh ! Dimana nuranimu !! Akankah kau lupa Tuhanmu ? Dimana Tuhanmu Aku buta... Aku buta mengenai cinta Katanya Tuhan … Lanjutkan membaca Lupa dan Cinta